Hotline 082116146664
Informasi lebih lanjut?
Home » Jepang » Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Kalian Di Jepang

Setiap daerah memiliki aturan dan norma tersendiri. Jadi, jika ini adalah perjalanan pertama Anda ke Jepang, pastikan Anda mencari tau hal hal penting yang Anda bisa. Hal-hal yang tidak boleh dilakukan di Jepang. Apa saja larangan di Jepang yang harus diketahui traveler?

 Perbedaan budaya dapat menyebabkan sesuatu yang normal di negara kita menjadi kurang etis di negeri matahari terbit. Yuk, simak daftar hal hal yang tidak boleh dilakukan saat di Jepang!

  • Berbicara dengan keras di Transportasi Umum

source: Empty Subway Train – Pixabay (here)

Saat menggunakan transportasi umum di Jepang, penting untuk mengetahui beberapa hal. Berbicara dengan keras kepada teman di kereta, mengobrol di telepon, dan mendengarkan musik melalui headphone, semuanya sangat tidak disukai di Jepang.

Saat di kereta bawah tanah, gunakanlah ponsel dengan sangat hati-hati, anda akan segera menyadari betapa sepinya gerbong kereta bawah tanah. Orang Jepang cenderung menggunakan transportasi umum sebagai tempat untuk tidur siang, bersantai setelah bekerja keras seharian atau bermain game dalam mode silent.

  • Memetik bunga sakura

source: Flowering Trees – Pablo Agreda (here)

Tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan bunga sakura yang menjadi ikon dari Negeri Matahari Terbit  ini bukan? Bunga sakura, sayangnya, hanya mekar dalam waktu singkat di musim semi.

Oleh karena itu, pada saat Anda mengunjungi Jepang, ingatlah untuk tidak memetik bunga sakura demi menjaga keindahan bunga ini. Alih-alih memetik dari pohonnya, Anda bisa mengumpulkan bunga sakura yang jatuh ke tanah, yang diperbolehkan di Jepang.

  • Makan sambil berjalan

source: Women Eating while Walking at the Park – MART PRODUCTION (here)

Berjalan sambil makan umumnya dipandang kurang baik di Jepang. Apalagi saat berada di area publik yang ramai atau padat. Tidak ada yang mau berjalan di belakang seseorang yang sedang mengunyah makanan saat mencoba mencapai tujuannya. Seiring dengan kemungkinan menjatuhkan makanan saat Anda berjalan, memperlambat kerumunan orang yang bergegas berangkat kerja dapat menyebabkan banyak orang Jepang memberi Anda pandangan yang tidak enak. Dan juga, tempat sampah sangat sulit ditemukan di Jepang.

  • Memberi tip pada pelayan

source: Hands Holding a 10 Dollar Bill – Karolina Grabowska (here)

Memberi tip tidak umum di Jepang dan kadang-kadang bahkan ditolak. Meninggalkan tip di meja dan berjalan keluar dari restoran, Anda mungkin menemukan pelayan berjalan di luar, mengejar Anda dan mengembalikan uang Anda.

Karena biaya layanan sudah termasuk harga barang atau layanan yang anda bayar, kebiasaan tidak memberi tip semakin membudaya di Jepang. Akibatnya, anda tidak lagi diharuskan memberi tip kepada pelayan.

  • Jangan menyebrang jalan sembarangan

source: People Crossing Pedestrian Lane – Abby Chung (here)

Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan di Jepang adalah peraturan lalu lintas. Seperti yang anda ketahui, Jepang adalah negara dengan peraturan yang ketat.

Salah satunya tentang peraturan penyeberangan, dan harus menggunakan zebra cross. Ada atau tidaknya kendaraan yang melintas, semua penyeberangan jalan harus menggunakan zebra cross. Petugas akan menegur anda jika anda menyebrang tidak pada tempatnya.

  • Jangan memotret sembarangan

source: Three Geisha Walking Between Buildings – Satoshi Hirayama (here)

Karena menyangkut privasi seseorang, ini merupakan peraturan yang sangat ketat di Jepang. Saat berkunjung ke Jepang, ikuti aturannya, salah satunya adalah Anda tidak diperbolehkan mengambil foto atau video orang asing.

Sebelum memposting foto atau video ke media sosial, mintalah izin dari orang yang ada dalam foto atau video. Anda juga bisa memilih untuk menyembunyikan wajah mereka dengan cara seperti mengedit wajah mereka agar tampak blur.

  • Adab menggunakan sumpit

source: Chopsticks – Max Griss (here)

Orang Jepang akan senang melihat orang asing menggunakan sumpit saat makan, tetapi ada beberapa aturan yang harus diikuti agar kita tidak dianggap tidak sopan.

Mereka tidak pernah menggunakan sumpit untuk bermain-main. Anda tidak boleh mengarahkannya untuk menunjuk ke orang, menusuknya ke makanan, dan yang paling penting, Anda tidak boleh menancapkan sumpit anda ke dalam  mangkuk nasi karena ini anak terlihat seperti Anda menaruh dupa di semangkuk nasi saat upacara pemakaman.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Tips agar website tour travel ada di halaman pertama pencarian Google

29 July 2022 899x Blog

Tidak dapat dipungkiri bahwa agar website berada di halaman pertama dibutuhkan waktu dan strategi yang tepat. Banyak hal yang mempengaruhi agar website kita ada di halaman pertama. Berikut adalah beberapa cara yang telah secara efektif kami praktekkan untuk semua website yang berada dalam naungan PT. Pengen Liburan Indonesia dan PT. Ayana Global Indonesia, d... selengkapnya

Shinjuku Gyoen dan Keindahannya di Setiap Musim

23 July 2018 2.079x Jepang

Keelokkan Taman Shinjuku Gyoen di Tengah Padatnya Kota Tokyo sumber gambar ©️ japan-guide.com Sejarah Shinjuku Gyoen sebuah taman yang berada di antara wilayah Shinjuku dan Shibuya, Kota Tokyo. Sejarah singkat nih Travellers, taman ini telah dibangun sejak zaman Edo (sekitar abad ke-17 hingga abad ke-19) dan pada awalnya merupakan salah satu bagian dari k... selengkapnya

WISATA MUSLIM KOREA SELATAN

21 January 2019 1.584x Korea

Walau agama Islam menjadi minoritas di Korea Selatan namun negara ini adalah salah satu negara yang ramah dengan wisata muslim dan juga sangat terbuka bagi umat Muslim. Bagi anda yang ingin berlibur ke Korea tidak perlu ragu, karna Anda akan banyak menemukan tempat yang menyenangkan dan tetap ramah muslim.   Anda bisa berjalan-jalan ke central... selengkapnya

Kantor Kami

AYANA GLOBAL GROUP

PT. PENGEN LIBURAN INDONESIA


Kantor Marketing:
Graha Krama Yudha Lantai 3, Duren Tiga, Jakarta, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12760


Kantor Operasional:
Jl. NGADISURYAN NO. 7A, YOGYAKARTA, 55153

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.