Saksikanlah Pesona Cahaya dan Budaya di Seoul Lantern Festival
26 September 2023 1.159x Uncategorized

Photo by Pixabay on Pexels
Seoul, ibu kota Korea Selatan yang penuh akan kehidupan dan keramaian, adalah sebuah kota yang berhasil menggabungkan elemen-elemen tradisional dengan kemajuan modernnya. Salah satu acara budaya yang luar biasa dan penuh warna di kota ini adalah Seoul Lantern Festival. Perayaan tahunan ini, terkenal dengan pameran lampion yang memukau, menghadirkan pesona yang tak terlupakan bagi penduduk setempat maupun pengunjung dari berbagai penjuru, sambil memberikan wawasan yang unik tentang kekayaan budaya dan kreativitas Korea

Photo by rebecaigdal on Instagram
Seoul Lantern Festival, atau yang biasas disebut dengan 서울 등불 ì¶•ì œ (Seoul Deungbul Chukje) dalam bahasa Korea, pertama kali deigelar pada tahun 2009. Biasanya, festival ini berlangsung pada awal November dan menyinari pusat kota sepanjang Sungai Cheonggyecheon. Sungai ini telah mengalami revitalisasi dan transformasi menjadi sebuah oasis urban yang indah dan kaya akan sejarah.Â
Fokus utama dari festival ini adalah lenteranya sendiri. Namun, lentera yang ada bukanlah lentera biasa; mereka merupakan hasil karya seni yang teliti yang dibuat oleh pengrajin berbakat. Lentera-lentera ini memiliki berbagai bentuk, ukuran, dan tema yang beragam, termasuk simbol-simbol tradisional Korea dan referensi budaya pop modern. Pengunjung bisa mengharapkan melihat lentera yang menggambarkan makhluk-makhluk mitologi, adegan dari cerita rakyat Korea, hewan-hewan berwarna-warni, bahkan karakter dari drama Korea dan grup K-pop.
Sungai Cheonggyecheon, yang melintasi pusat kota Seoul, memberikan latar belakang yang ideal untuk pertunjukan menakjubkan ini. Saat matahari terbenam dan malam tiba, lentera-lentera itu menjadi hidup dan menerangi sungai dengan warna-warni yang beragam. Pantulan cahaya di permukaan air menciptakan suasana yang mempesona, memikat para pengunjung ke dalam dunia keajaiban dan pesona yang tak terlupakan.
Seoul Lantern Festival bukan hanya tentang aspek visual semata, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Festival ini sering terkait dengan berbagai hari libur di Korea, seperti Chuseok (Hari Thanksgiving Korea). Melalui festival ini, pentingnya cahaya dalam tradisi Korea disorot, yang melambangkan harapan, keberuntungan, dan kemenangan cahaya atas kegelapan.

Photo by mostafa.mn14 on Instagram
Festival ini bukan sekadar tentang menikmati pemandangan lentera; festival ini menyediakan beragam kegiatan dan hiburan yang cocok untuk pengunjung dari segala usia. Mulai dari pertunjukan budaya tradisional seperti tarian topeng dan konser musik hingga lokakarya membuat lentera secara langsung, festival ini menawarkan berbagai pilihan hiburan. Selain itu, Anda juga dapat menikmati hidangan khas jalanan Korea ketika menjelajahi area festival.
Seoul Lantern Festival terkenal dengan aksesibilitasnya. Festival ini bisa dikunjungi secara gratis, menjadikannya acara yang terbuka dan ramah bagi semua orang. Dengan Sungai Cheonggyecheon dan jalur setapak yang terawat dengan baik, festival ini dirancang agar dapat diakses dengan mudah oleh orang-orang dengan disabilitas serta keluarga yang membawa kereta dorong.
Festival Lentera Seoul adalah bukti kekayaan warisan budaya Korea dan penerimaan terhadap kreativitas modern. Ini merupakan perayaan cahaya, seni, dan tradisi yang memberikan pengalaman unik dan tak terlupakan bagi semua pengunjung, tanpa memandang latar belakang mereka. Jika Anda berkesempatan berada di Seoul pada awal November, jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan keindahan dunia lentera di sepanjang Sungai Cheonggyecheon. Ini adalah perjalanan melalui waktu dan cahaya yang akan meninggalkan kenangan abadi tentang kota yang luar biasa ini.
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Mari Cari Tahu Lebih Jauh Tentang Buu Long Pagoda Yang Dinobatkan Sebagai Kuil Buddha Dengan Arsitektur Terbaik Oleh Majalah National Geographic
Vietnam memiliki banyak tempat keagamaan dan pagoda. Mungking semuanya tampak sama. Namun, Buu Long Pagoda menonjol karena tidak seperti arsitektur tradisional Vietnam pada pagoda, pagoda ini memiliki perpaduan gaya Thailand dan India. Buu Long Pagoda yang dikenal sebagai Thien Vien To Dinh Buu Long hanya berjarak sekitar 20 km dari pusat kota Ho Chi Minh.... selengkapnya
Rekomendasi COFFEE SHOP yang INSTAGRAMABLE & HITS di Yogyakarta
Selain menjadi Kota Pelajar, Kota Tujuan Wisata, Yogyakarta juga identik dengan keberadaan Coffee Shop yang unik dan instagramable. Coffee Shop di Jogja berikut ini dapat menjadi referensi tempat nongkrong Kamu ketika berwisata ke Yogyakarta. Selain menikmati kopi, Kamu sekaligus bisa berfoto dan mengabadikan moment mu disini. NEST COFFEE DONUTS  ... selengkapnya
Tren Wisata di Era NEW NORMAL: STAYCATION, GLAMPING, BERSEPEDA
Meskipun covid-19 masih terus mewabah, namun aktivitas wisata sudah mulai bernafas kembali di masa New Normal saat ini. Hal ini memnyebabkan trend wisata di era New Normal mulai bermunculan. Melansir dari Tempo.co, Jakarta (Kamis, 13 Agustus 2020), berikut trend wisata di era New Normal. STAYCATION Staycation merupakan gaya liburan yang dekat dengan d... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
082116146664 -
Whatsapp
082116146664 -
LINE ID
@pengenliburan -
Email
pengenliburan@gmail.com


