
Image by dao.dusyang from Instagram
Vietnam memiliki banyak tempat keagamaan dan pagoda. Mungking semuanya tampak sama. Namun, Buu Long Pagoda menonjol karena tidak seperti arsitektur tradisional Vietnam pada pagoda, pagoda ini memiliki perpaduan gaya Thailand dan India. Buu Long Pagoda yang dikenal sebagai Thien Vien To Dinh Buu Long hanya berjarak sekitar 20 km dari pusat kota Ho Chi Minh City. Dibangun pada tahun 1943 dan kemudian dipugar dalam waktu 5 tahun mulai tahun 2007. Majalah National Geographic yang berbasis di AS pada tahun 2009 menyebut Buu Long Pagoda sebagai salah satu dari 20 pagoda berarsitektur Buddha paling bagus di dunia.
Buu Long Pagoda dibangun oleh Yang Mulia Thich Quang Hau, seorang biksu Buddha, pada tahun 1942. Thich Quang Hau adalah tokoh yang dihormati dalam komunitas agama Buddha di Vietnam, dan dia menginisiasi pembangunan pagoda untuk dijadikan tempat peribadatan dan meditasi bagi umat Buddha di daerah tersebut. Buu Long Pagoda mengalami beberapa proyek perluasan dan renovasi untuk beberapa kali. Kompleks candi secara bertahap berkembang menjadi situs arsitektur menakjubkan seperti sekarang ini. Bangunan, menara, patung, dan objek baru ditambahkan untuk meningkatkan keindahan dan fungsinya.
Buu Long Pagoda telah menjadi pusat aktif untuk kegiatan keagamaan Buddha, retret meditasi, dan acara kebudayaan. Hal tersebut memainkan peran penting dalam penyebaran ajaran Buddha dan menumbuhkan rasa kebersamaan di antara umat Buddha di wilayah tersebut. Pagoda ini juga menjadi landmark budaya di Kota Ho Chi Minh. Perpaduan unik antara elemen arsitektur tradisional dan modern menjadikannya objek wisata populer, menarik pengunjung yang tertarik pada aspek keagamaan dan arsitekturnya. Tempat ini berdiri sebagai simbol ketaatan beragama dan keindahan arsitektur. Buu Long Pagoda menyambut pengunjung dari semua lapisan masyarakat untuk merasakan suasananya yang tenteram.
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Destinasi Tempat Wisata Yogyakarta yang Sudah Dibuka Kembali – NEW NORMAL
Destinasi Wisata Yogyakarta yang Sudah Dibuka Kembali New Normal Dampak pandemi Covid-19 pada industri pariwisata sangatlah signifikan. Seluruh destinasi wisata ditutup, penerbangan ditutup, dan sebagian besar hotel pun berhenti beroperasi. Namun hingga saat ini beberapa negara sudah mulai menerapkan sistem New Normal. Indonesia salah satunya, dimana masyara... selengkapnya
Perbedaan Antara Yukata dan Kimono: Mengenal Lebih Dekat Dua Pakaian Tradisional Jepang
Yukata dan kimono adalah dua pakaian tradisional Jepang yang seringkali membingungkan banyak orang. Meskipun keduanya memiliki akar yang dalam dalam budaya Jepang, mereka memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal desain, penggunaan, dan makna. Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara yukata dan kimono untuk memahami lebih baik kedua pakaian ... selengkapnya
Mooncakes: Makanan Khas Untuk Merayakan Festival Bulan
Mooncakes, atau kue bulan, adalah makanan yang sangat penting dalam budaya Tionghoa dan menjadi bagian penting dari perayaan Festival Bulan, juga dikenal sebagai Mid-Autumn Festival. Perayaan ini biasanya jatuh pada tanggal 15 bulan kedelapan dalam penanggalan Tionghoa, yang seringkali bertepatan dengan bulan purnama pada bulan September atau Oktober. Moonca... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
082116146664 -
Whatsapp
082116146664 -
LINE ID
@pengenliburan -
Email
pengenliburan@gmail.com


