Memimpikan Sebuah ‘Rumbeba’

rumbeba rumah adat

‘Rumbeba’ yang berarti Rumah Besar, merupakan rumah adat masyarakat Biak dengan arsitektur rumah panggung yang terbuat dari kayu. Rumah ini berfungsi sebagai tempat tinggal keluarga utama. Fakta di lapangan adalah sudah sangat jarang sekali ditemukan ‘Rumbeba’ di Biak, karena sebagian masyarakat sudah beralih ke arsitektur rumah modern. Namun, walaupun masyarakat Biak sudah menjadi masyarakat yang lebih modern, mereka tetap melestarikan kebudayaan yang ada.

Jika sebelumnya kita berbicara mengenai ‘Rumbeba’ yang nyaris punah, masih ada satu jenis rumah lagi yang sampai sekarang masih dilestarikan. Warga lokal menyebutnya Rumah Kasumgun / Rumgun, atau yang berarti rumah kecil. ‘Rumgun’ dapat kita jumpai di salah satu desa yang ada di Biak, yaitu Desa Anggaduber. Desa ini terletak sekitar 35 kilometer dari pusat kota biak dengan waktu tempuh sekitar dua jam perjalanan darat.

Rumah ini berbentuk rumah panggung, dengan ketinggian pilar atau tiangnya setinggi kurang lebih 2,5 meter. Fungsi rumah atau lebih tepatnya seperti pondokan ini, adalah untuk peristirahatan atau sekedar tempat berkumpul. Karena letak ‘Rumgun’ ini berada di pinggir pantai, tim kami menyarankan kepada warga sekitar untuk mengalih fungsikan pondokan ini sebagai tempat peristirahatan wisatawan sembari menikmati indahnya laut. Karena, selain sebagai daya tarik, ‘Rumgun’ ini juga bisa terus dilestarikan dan dibudidayakan oleh masyarakat sekitar, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar. Harapan tim kami, dengan dibudidayakannya ‘Rumgun’, masyarakat akan terpicu untuk melestarikan kembali ‘Rumbeba’ yang sudah lama ditinggalkan sebagai salah satu aset kebudayaan yang memiliki daya tarik pariwisata.

Source : http://theblacklollipop.blogspot.com/2011/04/memimpikan-sebuah-rumbeba.html

About the Author

Leave A Response