Kelenteng Sam Po Kong, Klenteng Perpaduan China dan Jawa

sam po kong

Kelenteng Sam Po Kong dipercaya sebagai tempat persinggahan seorang panglima Tiongkok yang beragama Islam bernama Cheng Ho atau Zheng He. Menurut ahli sejarah lainnya, dahulu ada panglima Tiongkok bernama Sam Poo Tay Djien yang menyempatkan diri berlabuh di Semarang dan membangun kelenteng ini.

Selain dikenal sebagai Klenteng Sam Po Kong, tempat ini juga dikenal sebagai Gedung Batu. Penamaan Gedung Batu sendiri adalah karena disini terdapat Gua Batu besar yang terletak pada sebuah bukit batu.

Seluruh bangunan kelenteng bernuansa merah khas China, sedangkan arsitekturnya sendiri menggabungkan arsitektur China dan Jawa. Hal itu terlihat dari konsep bangunan yang terlihat seperti Joglo.

Pada tahun baru Imlek, klenteng ini selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat Tionghoa.  Di dalam gua batu itu diletakan sebuah altar, serta patung-patung Sam Po Tay Djien.

Selain digunakan sebagai tempat untuk sembahyang, klenteng ini juga tak pernah sepi dari para wisatawan yang ingin melihat kelenteng ini dari dekat.

управление имиджем фирмыsexy escorts in dubaiдетский фитнес волжскаяподняться на килиманджарозаявление на получение займа ссудыимиджевая продукцияportuguese language translatorотдых турци¤ май 2015деньги в долг для бизнесакак получить ипотечный кредит без первоначального взносахочу взять деньги в долгденьги в долг срочно бресткилиманджаро степень подготовкисафари тур в африку стоимостьтуры на кипр в ноябре 2015 ценыпутевка родос грециямагазин посуды спбсип панели удмуртия.

About the Author

Leave A Response