Berwisata Sambil Belajar Sejarah Di Museum Mandala Wangsit

Museum Mandala Wangsit Siliwangi adalah museum senjata yang berada di Bandung, Jawa Barat. Nama Siliwangi sendiri adalah seorang pendiri Kerajaan Pajajaran yang kekuasaanya tak terbatas, konon raja yang arif dan bijaksana serta wibawa dalam menjalankan roda pemerintahaan, sedangkan arti Mandala Wangsit adalah sebuah tempat untuk menyimpan amanat, petuah atau nasihat dari pejuang masa lalu kepada generasi penerus melalu benda-benda yang ditinggalkannya.

museum mandala wangsit

Museum Mandala Wangit Siliwangi menempati areal seluas 4.176 meter persegi dengan luas bangunannya sekitar 1.674 meter persegi. Bangunan museum yang bergaya arsitektur late romanticism ini bukanlah bangunan baru yang langsung difungsikan sebagai museum, melainkan bangunan tua yang dibangun pada tahun 1920-1915 sebagai tempat tinggal perwira Belanda. Setelah bangsa Indonesia merdeka bangunan diambil alih dan digunakan oleh pasukan Divisi Siliwangi sebagai markas Militaire Akademie Bandung dari tahun 1949 hingga 1950.

isi museum

Sesuai dengan tujuannya yaitu sebagai wadah pelestarian dan pewarisan nilai-nilai kejuangan kepada para generasi muda, maka koleksi Museum Mandala Wangsit Siliwangi adalah benda-benda yang berhubungan dengan perjuangan rakyat Indonesia, khususnya prajurit TNI, dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Benda-benda tersebut diantaranya adalah:

(1) lukisan peristiwa Bandung Lautan Api;

(2) koleksi-koleksi milik Huseun Somaprawira;

(3) bendera dan lambang-lambang kesatuan;

(4) foto-foto perjuangan dari masa revolusi fisik tahun 1945 hingga 1949;

(5) foto-foto mantan Panglima Siliwangi;

(6) tanda pangkat, lencana, Panji Siliwangi, mata uang, dan peta;

(7) harimau yang diawetkan sebagai simbol dari pasukan Siliwangi;

(8) sebuah ambulance yang dijuluki Si Gajah atau Si Dukun karena dianggap telah berjasa selama operasi penumpasan gerakan DI/TII S.M. Kartosuwiryo di daerah Majalaya (Kampung Suni, Rancakole, Ciekek, dan Talaga) antara tahun 1957 hingga 1962;

(9) sebuah jubah milik Kyai Agung Caringin yang konon apabila dikenakan dapat membuat si pemakai menjadi tidak terlihat;

(10) seragam asli tentara Indonesia yang dahulu dipakai berperang lengkap dengan peralatannya, seperti sepatu bot, botol minuman, dan helm;

(11) berbagai macam senjata, baik yang tradisional maupun modern, seperti: keris, kujang, tombak, panah, belati, samurai, pedang, golok, pedang bambu, mebelair, senjata api, meriam, bom molotov, dan canon;

(12) storyline atau diorama jalan peristiwa Palagan Bandung 1945-1946, Perang Kemerdekaan 1947-1949, dan perang pasca kemerdekaan; dan (14) kendaraan tempur yang dipamerkan secara out dor seperti tank dan panser.

Sebagai sarana pendidikan, Museum Mandala Wangsit Siliwangi dilengkapi pula oleh lukisan diorama dan ruang audio visual untuk pemutaran film documenter (sejak tahun 1990 tidak lagi dipergunakan karena rusak) perjuangan Divisi Siliwangi dan rakyat Jawa Barat. Museum dibuka untuk umum pada hari Senin Kamis, Pukul 08.00 s.d. 13.00 WIB, Jum’at pukul 08.00 s.d. 10.00 Wib, dan Sabtu pukul 08.00 s.d. 12.00 WIB.

продвижение сайта в соцсетях

elite escorts dubai

секции на братиславской

занзибар отдых цены

взять деньги в долг во владикавказе

оформление dvd дисков

pr кампания отеля

тур кипр май 2015

стоимость большого африканского сафари

деньги в долг липецк

танзани¤ гид восхождение на килиманджаро

заявление на получение кредита образец

микрозаймы наличными без проверки кредитной истории

быстрый займ воронеж

необлагаемых минимумов доходов граждан

путевки испанию путевкаоператор

portuguese language translation to english

итальянские радиаторы отопления

какую сковороду лучше выбрать отзывы

.

About the Author

Leave A Response